BLANTERVIO103

Peluang Usaha Jasa Penjahit Keliling

Peluang Usaha Jasa Penjahit Keliling
2021-09-03

Peluang Bisnis Jasa Penjahit Keliling

Sebagian besar masyarakat, cenderung akan menyimpan baju atau celananya yang kebesaran atau resletingnya rusak. Alasannya sederhana, karena masih punya pakaian yang lain yang masih bisa dipakai. Selain itu mereka biasanya cenderung malas mencari tukang jahit, apalagi jika lokasinya jauh dari rumah.

Nah bagi orang yang kreatif atau punya skill menjahit, peluang ini tentu saja bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha jasa penjahit lho. Selain bisnis menjahit rumahan, kamu juga bisa menjajal peluang usaha jasa penjahit keliling.

Kenapa harus keliling, kalau bisa menjalani bisnisnya dari rumah? Seperti sudah dijelaskan di atas, jika kebanyakan masyarakat menyukai hal-hal yang praktis, termasuk urusan menjahit pakaian. Mereka cenderung malas keluar rumah membawa pakaiannya untuk dijahit.

Lantas, seberapa besar peluangnya?

Bisa dibilang peluangnya cukup besar, karena tidak semua orang punya kemampuan menjahit baju atau celana dengan baik. 

Belum lagi harus menyediakan peralatan menjahit yang memadai, seperti mesin jahit. Ya meski pada dasarnya masih bisa menjahit menggunakan benang jahit, tapi hasilnya belum tentu rapi bukan?.

5 Alasan Mengapa Sebaiknya Mencoba Bisnis Penjahit Keliling

Maka dari itu, bisa dibilang profesi penjahit keliling masih cukup jarang, tapi punya potensi bisnis yang cukup menjanjikan. Apalagi sekarang hampir sebagian besar pebisnis menerapkan sistem jemput bola untuk melayani pelanggan. 

Termasuk jasa penjahit keliling pun bisa menerapkan sistem jemput bola kepada pelanggannya.

Bagi kamu yang punya skill menjahit, kenapa tidak mencoba peluang ini? Berikut 5 alasan mengapa sebaiknya kamu mencoba menjalani bisnis jahit keliling.

1. Modal awal cukup terjangkau

Peralatan utama untuk membuka usaha menjahit adalah mesin jahit, benang, jarum, meteran dan berbagai peralatan pendukung menjahit lainnya. Jika semua peralatan menjahit telah tersedia, kamu tinggal menyiapkan sebuah motor atau sepeda yang telah dimodifikasi untuk berkeliling menawarkan jasa.

Jika harga mesin jahit baru cukup mahal, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli mesin jahit bekas yang masih berfungsi dengan baik. Namun mesin jahit bekas tentu memerlukan perawatan yang ekstra.

2. Ilmunya bisa dipelajari secara otodidak

Skill menjahit biasanya didapatkan dengan cara mengikuti kursus menjahit. Namun bukan berarti kamu tidak bisa mempelajarinya secara otodidak, karena banyak orang yang juga mahir menjahit karena sering berlatih, tanpa ikutan kursus menjahit sebelumnya.

Setelah teknik dasar kamu pelajari, selanjutnya kamu juga perlu rajin upgrade skill menjahit, agar kamu bisa menerima orderan menjahit yang lebih bervariasi, misalnya menjahit gorden, taplak meja, sprei, sarung bantal dan lainnya. Seiring meningkatknya skill menjahit, maka orderan pun semakin banyak dan bervariasi.

3. Promosi usahanya mudah

Kamu tidak perlu membuat papan reklame mahal atau membuat brosur untuk mempromosikan bisnis menjahit milikmu. Sebab biasanya promosi lewat mulut ke mulut sudah cukup ampuh untuk mendatangkan pelanggan baru. Apalagi jika mereka sudah tahu kualitas jahitanmu.

Dengan demikian, kamu tidak perlu menyiapkan biaya promosi. Uang tersebut bisa kamu tabung atau kamu gunakan untuk membeli peralatan menjahit lainnya atau bisa juga untuk biaya perawatan mesin jahit.

4. Hobi yang dibayar

Banyak orang bilang, jika pekerjaan paling menyenangkan itu adalah hobi yang dibayar. Menjahit baju biasanya berasal dari hobi. Jika hobi tersebut berpeluang menghasilkan, mengapa tidak mencoba membuka jasa menjahit (tailor) saja.

Selain menjadikannya sebagai hobi, kamu juga bisa mendapatkan penghasilan dari hobimu tersebut. Apalagi jika kamu menjalainya secara serius dan tekun, bukan tidak mungkin kamu bakalan menjadi penjahit atau desainer baju sukses. Jika telah sukses, kamu tinggal menikmati hasilnya saja bukan?.

5. Sisa bahan bisa dimanfaatkan kembali

Jika masih ada sisa bahan dari jahitan sebelumnya, maka kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat pakaian baru. Atau bisa juga mengkreasikan sisa bahan untuk membuat sarung bantal, membuat boneka atau taplak meja. Sisa jahitan bahan yang berwarna warni biasanya akan terlihat lebih unik. 

Jadi, jika masih ada sisa bahan, maka sebaiknya jangan langsung dibuang, tapi manfaatkan untuk menambah pundi-pundi pemasukan. Apalagi jika hasil jahitannya rapi, bukan tidak mungkin banyak pelanggan akan tertarik untuk membelinya bukan?.

Jasa penjahit keliling bisa dibilang salah satu ide bisnis paling cocok di desa yang cukup menjanjikan. Apalagi di desa cukup sulit mencari tukang jahit.

Jadi, jangan meremehkan profesi penjahit. Apapun profesinya, jika ditekuni dengan baik, Insha Allah akan menghasilkan. Semua bisnis berawal dari yang kecil dulu, lalu lama-lama akan menjadi besar dan berkembang terus. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mencoba bisnis menjahit?

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

Click here for comments 14 comments:

  1. Sebagai orang yang gak bisa menjahit, saya sangat memanfaatkan jasa penjahit keliling. Wkwkwk. Dulu resleting celana jins sobek, perbaikin seprei, kancing baju, motong baju yg kebesaran, dan sebagainya, bawa ke penjahit keliling saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget, makanya jasa penjahit keliling cukup membantu sekali. Apalagi yang sudah profesional dan jadi langganan kita, kita jadi bakalan mengandalkan jasa jahitnya tersebut.

      Hapus
  2. Penjahit keliling sangat membantu, lho. Sering kan ada baju yang perlu dipermak dan malas keluar rumah. Hasilnya lumayan.
    Saudara saya penjahit yang Terima permak. Sehari bisa 75 ribu padahal uang jasanya mulai dari 5000/pakaian, tergantung bagaimana permaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya Mba Susi, sangat membantu sekali. Masyarakat jadi tidak perlu repot-repot mencari tukang jahit baju. Potensi penghasilannya lumayan sekali ya. Kalau sehari 75 ribu, berarti sebulan bisa 2.250.000 (kalau full 30 hari).

      Hapus
  3. Kadang usaha yang dipandang sebelah mata justru menjanjikan ya mas. Saya pernah tuh malam malam butuh tukang jahit eh dimana mana pada tutup. kalau jahit keliling kan mudah ya mas misal mau janjian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berhubung hanya dipandang sebelah mata saja, makanya jarang yang tertarik jadi penjahit keliling. Alhasil hanya sedikit sekali orang yang mau membuka usaha jasa jahit keliling. Karena sangat sedikit, makanya tingkat persaingan sangat rendah. So, hasilnya malah menjanjikan dong.

      Hapus
  4. Jasa ini sangat membantu bagi emak-emak yang males jahit nih, kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi yang aktivitasnya sibuk, pasti nggak bakalan sempat bawa baju yang mau dijahit. Jadi jasa penjahit keliling sangat membantu sekali ya.

      Hapus
  5. Di kampung saya penjahit bisa dibilang setiap kampung masih ada. Ini saya pun sambil belajar juga. Suami malah malas-malasan sampai mesin jahit warisan keburu rusak.
    Kalau punya keterampilan, emang ga berat bawa. Mudah saat dibutuhkan pastinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alat menjahit sudah ada, tinggal diasah saja skill menjahitnya, biar bisa buka usaha menjahit dong ya.

      Hapus
  6. Nah, salah satu penjahit keliling yang lagi viral itu langganannya Yuni Shara dan KD. Dan ini menjadi indpirasi sendiri ya, bagi orang lain yang ingin membuka usaha jahit keliling. Tapi memang eranya sekarang menjemput bola. Selain itu, sisa kain bisa dimanfaatkan juga untuk dibuat produk lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah asyik tuh kalo udah dapat customer public figure, bakalan viral dan berkah. Jadi jangan malu berprofesi sebagai penjahit keliling ya Pak.

      Hapus
  7. Wah di daerahku nggak ada nih penjahit keliling. Padahal kalau ada pasti udah langganan karena ada aja permak baju atau bahan yang harus dijahit untuk keperluan suatu hal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti itu peluang bagus tuh untuk buka usaha jasa jahit keliling ya Mba Diaz. Jadi belum ada kompetitor.

      Hapus
9175547286367599956